Sabtu, 12 Juli 2014

INI KOMPLEKKU? MANA KOMPLEKMU?

Standard
   
Inilah kami semua
Mungkin kalau di tiap desa punya karang taruna, mungkin kalau di tiap sekolah punya osis atau organisasi semacamnya. Tapi berbeda dengan kami. di sektor 5 ini kami punya jeng...jeng...jeng RISMA CERIA.

   Risma ceria atau lebih dikenal dengan risma. adapun kepanjangan dari risma ini adalah "remaja islam sektor lima." Mengapa sektor lima? karena kami semua tinggal di sebuah komplek yang bernama puspitek desa pagedangan kabupaten tangerang,provinsi banten. komplek ini terbagi menjadi lima sektor dan di sektor lima lah kami berada. Perlu diingat bahwa komplek yang kami tinggali adalah puspitek berbeda dengan puspiptek karena kebanyakan orang yang baru mendengar akan menganggap hal ini sama.
    Masalah kapan kami di bentuk kami pun lupa, yang jelas sewaktu itu kami merupakan sebuah kelompok pengajian yang pada akhirnya dianggap perlu untuk diberikan nama pada kelompok ini. Awalnya kelompok kami ini kurang berperan aktif dalam bidang kemasyarakatan. Hanya saja 2 tahun kebelakang ini kami mulai mengerahkan tenaga kami untuk kemasyarakatan. Bisa terlihat dari acara-acara yang telah kami laksanakan. Salah satunya adalah acara 17an. Mungkin terdengar sederhana tapi bagi kami inilah awal untuk menuju ke acara-acara berikutnya. Selain itu kami pun membuat acara yang lain yakni OASE( olimpaide anak sholeh) yang insyaallah launching pertamanya adalah bulan ini. peserta yang mengikuti lomba ini pun mencakup semua sektor yakni dari sektor 1 sampai 5, kami meminta doanya agar acara ini dilancarkan. 
    Kelompok ini beranggotakan para remaja dari jenjang SMP sampai SMA dengan beberapa anak kuliah yang menjadi pembina kami. mengapa kami memilih pemuda? ya karena pada masa inilah seseorang sedang produktifya dalam berkarya, kami tak mau jika masa ini akan terbuang secara sia-sia. Ingatkah kalian apa yang pernah dikatakan oleh presiden kita bapak soekarno " berikanlah aku sepuluh pemuda maka akan kugoncang dunia."oleh karena hal itulah kami semakin percaya diri untuk bergerak dalam organisasi ini. Kami yakin bahwa sebuah komplek tergantung dari pemudanya. apabila pemudanya baik maka baiklah komplek tersebut. Selain itu kami juga ingin memperlihatkan bahwa pemuda tak selalu dikenal dengan tawuran,pergaulan bebas atau embel-embel negatif lainnya melainkan pemuda adalah sebuah jantung perubahan ditempatnya.
    Kami pun memiliki kegiatan rutin seperti memasang mading, dalam mading ini berisikan ilmu pengetahuan seputar islam dan juga seputar dunia luar. Harapan kami anak-anak disekitar kami jadi termotivasi untuk membaca dan mengambil pelajaran dari tulisan ini. Selain itu jika diadakan kerja bakti kami biasanya turut membantu para bapak-bapak tersebut. Oiya satu lagi kegiatan rutin kami ,biasanya sehabis shalat shubuh salah seorang dari kami  akan maju menuju mimbar, setelah itu dia akan membacakan hadits berikut dengan pelajaran-pelajarannya. Hal ini dilakukan rutin dan terjadwal.
    Harapan kami kedepan adalah, Risma ini bisa terus berjalan dan setiap tahun akan ada perpindahan jabatan. selain itu kami juga ingin membuat sektor kami menjadi uswah yang baik bagi daerah-derah lain. Dan yang terakhir adalah kami berharap bahwa pemuda-pemuda kami menjadi lebih baik lagi kedepannya.
                           
                                          Ini komplekku? mana komplekmu?

Sabtu, 05 Juli 2014

ADAKAH PINTU YANG SULIT DITUTUP

Standard

 

    Bismillahirahmanirrahim ..

   Pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin berbagi sebuah kisah yang insyaallah bakal bermanfaat bagi teman-teman. ini kisah didapatkan dari sebuah buku berjudul "99 inspirasi pagi untuk setiap muslim" karya Muhammad H. Bashori. 
   Alkisah disebuah kerajaan hiduplah seorang putri. Putri tersebut cantik nan jelita. penduduk kerajaan pun mengenal dia sangat baik dalam akhlaknya. Suatu hari datanglah seorang lelaki ke kerajaan. Lelaki tersebut datang secara diam-diam. Setelah sampai dekat kamar sang putri, ia pun membuka pintu kamar tersebut. saat itu sang putri sedang berada di kamarnya seketika si lelaki tersebut pun menculik sang putri. Seketika sang putri tersebut kaget. lelaki tersebut pun membawa sang putri ke sebuah tempat. Di tempat itu sang lelaki mengunci semua pintu dan jendela secara rapat.
   "Hai putri, layanilah aku!" pinta sang lelaki.
   awalnya sang putri menolak, namun karena sang lelaki tersebut memaksanya dengan kekerasan akhirnya sang putri akhirnya tertunduk lemas. Sang lelaki pun telah siap untuk melakukan sesuatu yang senonoh tersebut, namun sebelum ia melakukannya. sang putir pun mengatakan sesuatu pada sang lelaki tersebut. 
    "Tutuplah semua pintunya." pinta sang putri.
    sang lelaki pun kebingungan. " Semua pintu telah ditutup. lalu, pintu manakah yang kau maksud?" tanya sang lelaki.
    " Pintu antara dirimu dengan Allah!" jawab sang putri.
Sang lelaki pun terdiam. Ia pun membiarkan sang putri tersebut untuk keluar. Ia tersadar bahwa pintu antara dirinya dengan Allah sangatlah mustahil untuk ditutup.


Nah inilah kawan, yang memang seharusnya bagi kita untuk selalu mengingat bahwa Allah selalu melihat kita, bahwa Allah selalu tahu apa yang kita lakukan. Namun di zaman sekarang ini malah berblik orang-orang tanpa malunya untuk berbuat maksiat. semuanya malah menjadi tren. korupsi diman-mana. tanpa ada sedikit rasa bersalah. ingtalah bahwa azab Allah amat pedih.
   
  Semoga apa yang wildan tuliskan bermanfaat bagi saya sendiri umumnya buat teman-teman semua. Semoga Allah selalu menjaga kita semua.