| Inilah kami semua |
Risma ceria atau lebih dikenal dengan risma. adapun kepanjangan dari risma ini adalah "remaja islam sektor lima." Mengapa sektor lima? karena kami semua tinggal di sebuah komplek yang bernama puspitek desa pagedangan kabupaten tangerang,provinsi banten. komplek ini terbagi menjadi lima sektor dan di sektor lima lah kami berada. Perlu diingat bahwa komplek yang kami tinggali adalah puspitek berbeda dengan puspiptek karena kebanyakan orang yang baru mendengar akan menganggap hal ini sama.
Masalah kapan kami di bentuk kami pun lupa, yang jelas sewaktu itu kami merupakan sebuah kelompok pengajian yang pada akhirnya dianggap perlu untuk diberikan nama pada kelompok ini. Awalnya kelompok kami ini kurang berperan aktif dalam bidang kemasyarakatan. Hanya saja 2 tahun kebelakang ini kami mulai mengerahkan tenaga kami untuk kemasyarakatan. Bisa terlihat dari acara-acara yang telah kami laksanakan. Salah satunya adalah acara 17an. Mungkin terdengar sederhana tapi bagi kami inilah awal untuk menuju ke acara-acara berikutnya. Selain itu kami pun membuat acara yang lain yakni OASE( olimpaide anak sholeh) yang insyaallah launching pertamanya adalah bulan ini. peserta yang mengikuti lomba ini pun mencakup semua sektor yakni dari sektor 1 sampai 5, kami meminta doanya agar acara ini dilancarkan.
Kelompok ini beranggotakan para remaja dari jenjang SMP sampai SMA dengan beberapa anak kuliah yang menjadi pembina kami. mengapa kami memilih pemuda? ya karena pada masa inilah seseorang sedang produktifya dalam berkarya, kami tak mau jika masa ini akan terbuang secara sia-sia. Ingatkah kalian apa yang pernah dikatakan oleh presiden kita bapak soekarno " berikanlah aku sepuluh pemuda maka akan kugoncang dunia."oleh karena hal itulah kami semakin percaya diri untuk bergerak dalam organisasi ini. Kami yakin bahwa sebuah komplek tergantung dari pemudanya. apabila pemudanya baik maka baiklah komplek tersebut. Selain itu kami juga ingin memperlihatkan bahwa pemuda tak selalu dikenal dengan tawuran,pergaulan bebas atau embel-embel negatif lainnya melainkan pemuda adalah sebuah jantung perubahan ditempatnya.
Kami pun memiliki kegiatan rutin seperti memasang mading, dalam mading ini berisikan ilmu pengetahuan seputar islam dan juga seputar dunia luar. Harapan kami anak-anak disekitar kami jadi termotivasi untuk membaca dan mengambil pelajaran dari tulisan ini. Selain itu jika diadakan kerja bakti kami biasanya turut membantu para bapak-bapak tersebut. Oiya satu lagi kegiatan rutin kami ,biasanya sehabis shalat shubuh salah seorang dari kami akan maju menuju mimbar, setelah itu dia akan membacakan hadits berikut dengan pelajaran-pelajarannya. Hal ini dilakukan rutin dan terjadwal.
Harapan kami kedepan adalah, Risma ini bisa terus berjalan dan setiap tahun akan ada perpindahan jabatan. selain itu kami juga ingin membuat sektor kami menjadi uswah yang baik bagi daerah-derah lain. Dan yang terakhir adalah kami berharap bahwa pemuda-pemuda kami menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Ini komplekku? mana komplekmu?
